Chapter – 8

Kenakalan Asrama

Anak asrama gak bisa gokil??? Eitss..jangan salah kawan. Anak asrama gak sepolos yang kamu pikir. Banyak tingkah – tingkah aneh yang dilakuin. Bikin guru geleng – geleng kepala kayak orang dugem. Apalagi sekolah yang Pembina disiplinnya langsung dari kodim. Wah pasti kayak penjara aja tu Asrama. Gak bebas banget kelihatannya. Seperti itulah pikiran orang yang melihat dari luar. Wah..wah.. asrama punya cara hidup tersendiri kawan karena itu kegokilan yang tercipta pun khas anak asrama. Bagi kami Gokil ≠ Nakal.

“Tindik? Tato? Berantem? Wah udah gak zaman. Semua udah pernah dilakuin waktu SMA. Sekarang waktu kuliah ya serius. Kasih kesempatan buat yang lebih muda haha” Ujar Baonk Alumni pertama SMA Z saat diwawancara oleh wartawan kampret post. Bicara tentang SMAku tentu saja kita harus bicara tentang Angkatan 1. Yang bisa dibilang sejarah di SMA Z. Lebih tepatnya akan menjadi sejarah. Bagaimana gak? Ntar kalau saat aku masukin anakku sekolah ini terus anakku masukin lagi anaknya ke sekolah ini aku pasti ingat kalau mereka adalah angkatan pertama sekolah ini. Jadi wajar aja cerita kali ini dibuka dengan cerita angkatan 1. Silahkan Yang tua duluan yang muda belakangan.

Kalau gak salah waktu itu siang hari. Ada 6 anak yang gi ngumpul – ngumpul di pojok asrama. Waktu ku tengok mereka. Wow!!! Mereka lagi bikin tato dari tinta yang mereka beli. Biar gak permanen tapi yah paling gak tato itu tahan sebulan. Cukup sudah buat ngerasa jadi anak metal selama satu bulan. Jalan sambil dengerin musik cadas, tangan dikantung & sediit – sedikit bilang “METAL!!!” (dengan suara Underground biar tambah sangar). Dan 6 orang anak metal itu kakak kelasku. 5 orang anak IPS dan 1 orang anak IPA. Nama tim mereka Trash Core (sampah masyarakat). Katanya sih mereka bikin nama itu karena merasa kaum minoritas di SMA Z. Setiap ada kegiatan di SMA selalu aja tersisih. Jadi mereka pikir nama itulah yang paling tepat untuk menggambarkan ekspresi mereka saat itu. Pelukis tatonya teman sekelasku, Irvan. Pelukis handal yang diakui di sekolahku. Waktu itu Sudah 5 orang yang dia tato. Waktu dia lagi natoin yang terakhir pak Fadly datang. Hasilnya tato yang belum selesai dihapus lagi. Sambil dengerin pak Fadly marah – marah. Tapi berbanggalah van paling gak 5 orang lainnya lolos & siap memamerkan tato karyamu. Designed by Irvan.

Itu masalah tato. Waktu kelas 3 mereka ngelakuin hal yang lain lagi. Pasang piercing!!! Ada yang di bawah bibir, di lidah, di pipi wah pokoknya macam – macam lah. Dan hal itu mereka lakukan sebelum UAN. Salut Brother. Kami bangga pada kalian sesama anak metal. Ada juga kakak kelasku yang duel 1 lawan 1 Ma anak SMA Y. Habis menang duel dia kabur dari asrama 2 Minggu. Wah..wah.. Ternyata banyak cerita ya di balik kehidupan Asrama yang kebanyakan orang gak tahu. Itu baru angkatan 1 bagaimana ya angkatan – angkatan dibawahnya??? HMm..

13 Bandits juga punya cerita sendiri. pernah gak apel pagi satu asrama terus malah sembunyi dibelakang truk. Pernah juga gak masuk sekolah satu asrama gara – gara main Play station sampai pagi padahal Play Stasionnya nya pinjam. Terus itu punya guru kami. Akhirnya tu guru dimarahin kodim dan gak mau minjemin kami Play Stasion lagi. Ada juga motong ranjang asrama buat kayu bakar. Kalau yang ini sebelum acara perpisahan kelulusan kami. Lumayan pernah ngerasain bakar ranjang ^^. Oia pasti pembaca bingung masalah apel pagi. It’s time to explain it. Di Sekolahku setiap harinya ada apel pagi & apel malam. Ini langsung dibawah kodim jadi apelnya ya ala kodim. Kalau pengen tahu ntar datang aja ke kodim nonton mereka apel hehe.

Waktu kami kelas 3 kami tinggal dirumah kontrakan yang dijadikan asrama. Yah 13 anak cowok angkatanku. Sebelum itu selama 2 tahun kami selalu satu asrama dengan angkatan 1. Mungkin itulah yang menyebabkan angkatan 1 & 2 jadi angkatan kakak kelas dan adik kelas yang terakrab sepanjang sejarah SMA Z. Baik cowok maupun ceweknya ^^.

2 tahun satu asrama dengan angkatan 1 mengasyikkan Brother!!! Banyak kejadian yang udah terlewati. Bolos upacara bendera setiap hari senin terus orangnya itu – itu aja yang sakit. Gak mau ikut pawai. Asrama dikunci & akhirnya digedor – gedor dengan kodim. Tapi tentu saja ada satu hal yang paling gak bisa ku lupa. Asrama kami sulap jadi tempat tontonan dewasa hehe. Oke mari kita ceritakan sedikit. Kan waktu itu SMAku ada kegiatan Marching Band jadi sebagian besar ikut itu. Latihannya malam hari. Nah.. Anak – anak yang gak ikut marching kan kalau malam gak ada kerjaan jadi ya kami bikin kerjaan sendiri. Dipelopori oleh Trash Core dan disambut baik oleh anak – anak tersisih lainnya. Ni Kita share ke teman – teman langkah persiapan kami. Yang tentu gak kalah matang dari rencana super semar tempo dulu. Pertama VCD player di kelas kami pindahkan ke asrama. Kedua keluarkan kaset dari persembunyian. Ketiga bikin pos penjagaan. Kan TV dekat pintu nah Disebelah pintu itu ranjang tingkat. Satu orang bertugas duduk di ranjang sebelah pintu sambil mengintai keluar. Kita sebut sebagai “pengintai 1”. Satu orang jaga di ranjang atas sebelah pintu itu maksudnya sih biar lebih memastikan lagi kalau ada Pembina asrama atau kodim yang datang. Kita sebut sebagai “pengintai 2”. Satu orang lagi sebagai “operator”. Bertugas mematikan VCD, mengeluarkan kaset dan menyimpannya lagi di tempat yang aman kalau ada yang datang. Dengan strategi dan persiapan yang matang maka bisa dipastikan di setiap malam latihan marching band asrama berubah menjadi tempat tontonan dewasa hehe. Maafkanlah dosa – dosa kami Tuhan.. kami berjanji akan mengurangi durasi tontonan kami. Yah sedikit – sedikitlah ^^.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: