Puisi

“Aku, Kamu & 3 Waktu”

Ku beri 3 waktu dalam kehidupanku

Ku gulirkan 3 rasa dalam kehidupanmu

Sakit..

Agar kau tahu aku seseorang yang penuh kekurangan

Bahagia..

Agar kau yakin aku dapat teduhkanmu

Cinta..

Agar kau sadari diantara sakit dan bahagiamu, namamu selalu ku sertakan dalam 3 waktu kehidupanku

Saat aku terpuruk tak berdaya

Saat aku sanggup mencintai

Dan saat aku khusyuk di hadapannya

“Wanita”

Pujangga wanita

Bersabda akan cinta

Menuliskan airmata di kepingan kehidupan sang malam

Dilehernya terbalut sorban ketiadaan

Lalu dengan apa dia bernyanyi?

Mulutnya telah bisu

Telinganya tertutup caci maki kehampaan

Namun suaranya tetap terdengar

Di telingaku,  tanganku dan setiap hembusan nafas kesedihanku

Ku tanya namanya

Isakannya terdengar pelan

“Ana..”

Aku melenguh

Apalah arti sebuah nama

Cerita tak bertuan yang hilang dalam kiasan

Dia..

Pujangga wanita terakhir dalam nyanyian umat manusia


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: