Aku pulang, disambut & patah hati

13 Maret 2012

Menjelang ujian akhir semester 9 januari 2012 pikiranku sudah melayang jauh. Apakah aku akan pulang ke rumah liburan kali ini. Aku sedang merasa jenuh di Yogya. Cerita yang sama selalu berulang. Wanita yang sama, permasalahan yang sama. Yang paling menyebalkan aku hanyalah penonton. Melihat mereka melakoni perannya masing – masing membuatku merasa benar – benar gak ada kerjaan. Daaammmnnnnn!!! Aku bosan!!! Lalu Tenggarong??? Entah kenapa aku juga gak merindukannya. Teman – temanku pasti sibuk dengan kuliahnya, skripsi, kuliah lapangan, kerja dan urusan – urusan yang lain. Sepertinya sekarang saatnya berpikir hal – hal apa saja yang bisa bikin aku merasa ingin pulang.

Hal yang pertama tentu saja orang tua. Ketemu orang tua, sungkem terus minta uang jajajn haha. This is the main reason, I Love My Family yeaaah!!! Yang kedua aku mau lihat jembatan Kutai Kartanegara yang runtuh. Selama ini cuma lihat di TV dan dengar beritanya. Aku pengen buktikan dengan mata kepalaku sendiri kalau jembatan yang penuh kenangan itu memang sudah gak ada. Kutai Kartanegara memang telah kehilangan maskotnya T_T hiks..hiks… Yang ketiga aku mau nonton Mitra Kukar langsung dari stadion aji Imbut. Euforia sepakbola memang sedang melanda di Kukar. Apalagi setelah mitra Kukar masuk ke Indonesian Super League. Di Yogya setiap pertandingan selalu ku tonton dari TV. Bangga rasanya melihat tim kesayangan berlaga, karena itu aku harus nonton langsung di Tenggarong. Datang, teriak – teriak dan puas dengan kemenangan ^^b. Yang ke empat tentu saja SMAGA. Ngobrol dengan adek kelas lalu kembali mengenang masa – masa SMA. Menceritakan kisah kepahlawanan saat SMA haha. Rutinitas yang selalu ku lakukan saat aku pulang. Yang kelima aku lagi sering ngobrol dengan Nia (nama samaran), anak kelas 3 Smaga lewat telepon dan sms. Yah paling gak saat aku pulang aku punya teman ngobrol. HMm.. Oke, kalau begitu kuputuskan untuk pulang!

3 Minggu liburan di rumah banyak yang terjadi. Menyebrangi mahakam dengan kapal feri dan klotok, melihat jembatan yang telah runtuh, menonton mitra Kukar langsung dari stadion kebanggan Aji Imbut, akrab dengan anak – anak kelas 1 Smaga, membentuk unit kegiatan sekolah “BESSUT”, reuni dengan teman – teman SD dan tentu saja kisah patah hati haha.

Semenjak jembatan runtuh orang yang mau menyebrangi sungai Mahakam menggunakan feri atau klotok untuk menyebrang. Klotok adalah kapal kecil yang jika dijejer bisa muat 10 – 12 motor didalamnya. Sekali menyebrang dikenakan biaya Rp.3000. Sebenarnya ada 2 kapal Feri yang disediakan oleh dinas perhubungan dan tentu saja gratis. Tapi harus antri terlebih dahulu dan lumayan memakan waktu karena itu banyak orang yang lebih memilih naik klotok. Pemandangan yang paling kusuka adalah adalah saat mitra Kukar main di kandang. Karena stadion berada di Tenggarong Seberang, supporter dari Tenggarong menyebrang dengan menggunakan klotok. Banyak klotok yang menyebrang seperti sedang konvoi mengangkut supporter dengan baju warna kuning. Oh mamen Indahnya kebersamaan.

Lalu bagaimana dengan kisah Smaga??? Ada dua cerita disini. Yang pertama adalah cerita tentang anak – anak kelas 1 Smaga. Yang kedua adalah cerita tentang Nia. Oke, mari kita bercerita sedikit. Sebelum aku pulang sering ku dengar dari Baonk dan dodi kalau anak – anak kelas 1-nya rame, gokil, sangat menyambut alumni. Lalu hasilnya??? HMm.. Yup memang seperti itulah mereka. Dua jempol untuk kalian semua, generasi ke delapan dari tahta kerajaan SMA 3 haha. Itulah yang membuatku sampai menginap disana dan tak merasa bosan. Rasa antusias yang besar. Kami seperti teman. Main bola dilapangan, main futsal di aula, main game sampai pagi, Main gitar di tangga sampai tengah malam, mengetahui kisah cinta. Berbagi pengalaman, motivasi dan mimpi. Akrab baik cowok maupun ceweknya. Membentuk unit kegiatan sekolah “BESSUT Smaga” à Bengkel Seni Unggulan Tenggarong. Merintis semuanya dari awal. Aku merasa disambut dengan baik. Sepertinya ini saat yang tepat tuk bilang terima kasih buat semua keramaiannya selama di Smaga ^^b. Seperti kata grup band PW Gaskin dalam salah satu lagunya, “Jangan jadi tua dan membosankan.” Itulah harapanku pada kalian semua. Stay Punk My Bro & Sist, gokil & Metaaal!!!! Haha.

Yang kedua adalah kisah patah hatiku karena Nia. Untuk kisah yang satu ini lebih baik kalian tunggu saja tulisanku yang kedua. My Life, MILF 2. Semuanya sudah ku bahas disana. Yang belum baca tulisanku yang pertama “My Life, MILF” lebih baik baca dulu hehe (Sekalian promosi haha). Ditulisan itu kuceritaakan bagaimana awalnya aku kenal dengan Nia sampai akhirnya aku merasakan patah hati ^^b.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: